Langsung ke konten utama

Unggulan

Saat ini kita memasuki era industri yang berbeda yakni keterampilan abat 21 dimana kemampuan dalam sosial emosiaonal menjadi sangat penting dimana saat ini adalah kebutuhan akan kolaborasi lebih tinggi walaupun dengan adanya persaingan yang ketat, beberapa penelitian survei yang dilakukan di amerika bahwa di amerika serikat 89% mengiginkan pembelajaran SEL, kemudian 99% pembelajaran terkait dengan komunikasi, dan kolaborasi 84% sera karakter 76% hasil tersebut menunjukan bagaiman kebutuhan industri saat ini jauh berbeda dengan pada zaman sebelumnya dimana keterampilan utama saat ini adalah terkait dengan kolaborasi, komunikasi dan yang lainnya. SEL sendiri adalah pembelajaran yang membantu peserta didik dalam mengembangkan kemampuan dasar kehidupan dengan baik, dengan keterampilan abad 21 yakni pemecahan masalah, berpikir kritis, komunikasi dan kerja sama serta manajemen diri tentunya hal ini mengekerucut dan selaras dengan SEL yang dapat digambarkan sebagai berikut. dimana keterampila...

SOLO HIKING PUNCAK LOROKAN

Puncak Lorokan Pacet dari Malang

      

Entah ini keberapa kalinya pendakian di awali dari rencana yang gagal. Seharusnya sabtu 17 september 2022 aku ke berangkat ke lumajang untuk menemui seseorang yang memberikan perhatian lewat media sosial sampai membuat aku tersenyum sendiri, akan tetapi memang belum waktunya aku untuk menemuinya dikarenakan ada acara di tempat pekerjaan yang harus disiapkan sehingga saya mengurungkan niat untuk pergi ke Lumajang tentunya dan dia pun memutuskan untuk bertolak ke kota sebelah yakni ke jember. Setelah sama menerima akan takdir yang belum bisa mempertemukan kita berjalan ke jalan dan agenda masing-masing, aku memutuskan untuk naik gunung yang tidak terlalu tinggi yakni ke mt.lorokan dan dia pergi ke jember.

                Lepas senggang sekitar jam 2 sore aku bergegas mempersiapkan barang-barangku untuk aku bawa ke naik, mulai dari tas, alat sholat, beberapa alat kebersihan, dan perlengkapan camping lainnya, setelah semua siap aku mulai berangkat pada pukul 3 sore setelah sholat ashar, berangkat dari malang menerobos kemacetan kota malang yang ada akan mahasiswa yang sudah mulai masuk kuliah offline yang dibersamai dengan jam pulang kerja. Ampun malang kalau sore macet sekali bagi saya yang sudah 7 tahun menetap di kota dingin ini, baru saja berangkat aku melupakan sesuatu beberapa peralatan tidak saya bawa lampu tenda dan pisau serta sendok makan, akhirnya aku memutuskan untuk mampir dulu ke store outdoor terdekat tepatnya di jalan kawi depan MOG. Selepas peralatan beres tinggal makanan saja yang belum ada di dalam tasku. pikirku nanti sajalah belinya di sela perjalanan. Berangkatlah dari klojen kota malang dengan panduan google maps dan tertulis 1 jam 20 menit akan tetapi itu merupakan waktu yang sangat tidak tepat sekali, dari klojen menuju arah sengkaling saja aku menghabis waktu setengah jam lebih sampai akhirnya sampai di kawasan kota pada jam 4 sore, wih aku merasa pasti ini akan track malam. 

            Lanjut dari sengkaling lurus ke arah batu ambil nganan ke arah karangploso surabaya sampai mentok pergi ke kiri lagi ke arah kota batu, lurus saja sampai menemukan pertigaan besar jika ke arah kiri ke kota batu dan jika ke kanan ke arah pacet mojokerto, ambil saja arah kanan mulai saat itu jalanan mulai naik dan udara menjadi dingin dan disuguhi pemandangan yang bagus sekali hamparan lahan pertanian warga dengan background kolase lukisan gunung terpampang dengan bagus, jalanan semakin naik sampai kita sampai di cangar dan pacet ikuti terus google maps yang memandu ya hehehe.. jika tidak ketemu tanyalah warga sekitar kalau dari arah malang gapura pintu masuk terletak di sebelah kiri jalan tidak begitu terlihat memang. Jadi, total perjalan naik motor sekitar 2 jam dari pusat kota Malang.

            Setelah sampai saya langsung pesen indomie goreng di warung yang ada di pos perijinan sambil menunggu saya tinggal untuk sholat magrib dan setelah selesai sholat dan makan aku bergegas ke loket dengan membayar tiket masuk 15 ribu dan parkir 10 ribu jadi total 25 ribu ya,, Track aku mulai sekitar jam 6 sore dengan melewati jalur air terjun yang dipandu dengan lampu yang dipasang oleh warga sampai pos 1 yang merupakan camping ground juga masih terdapat cafe dan toilet, lanjut ke pos 2 dan 3 memakan waktu sekitar 20 menit an sehingga aku sampai puncak sebelum pukul 7 malam saya estimasi tanpa istirahat perjalan bisa ditempuh dalam waktu setengah jam saja. sampai langsung mendirikan tenda dan memasak untuk makan malam, sedikit bersantai, san membakar rokok sambil berusaha mencari sinyal yang sudah diketahui hasilnya nihil.

             Malam semakin larut aku memutuskan untuk istirahat,karena malam aku mendaki adalah malam minggu jadi sedikit ramai pendaki yang berdatangan sampai larut malam, bahkan sampai dini hari, jadi saranku kalau ada waktu mendaki disini mending jangan weekend ya,,saya mendaki sendirian jadi lumayan terganggu dengan obrolan yang keras suara speaker yang memutar lagu dengan keras dan sebagainya, oke dipaksa istirahat dan tertidurlah. Keesokan harinya aku terbangun pada pukul 5 pagi bergegas sholat dan memasak makanan untuk sarapan, setelah sarapan sedikit mengabadikan suasana pagi di puncak lorokan kemudian packing untuk turun. Sesingkat itu perjalanan yang aku lakukan kali ini, sesingkat hubungan yang sudah usai sebelum melangkah untuk bersama-sama memulai kisah yang lebih jauh, entah bagaimanapun kisah itu baik panjang atau singkat akan memberikan kesan dan pelajaran bagi insan yang menjalaninya dan mau memetiknya. Thanks :)

Tonton vidionya disini

PUNCAKLOROKAN




    

Komentar

Postingan Populer