Langsung ke konten utama

Unggulan

Saat ini kita memasuki era industri yang berbeda yakni keterampilan abat 21 dimana kemampuan dalam sosial emosiaonal menjadi sangat penting dimana saat ini adalah kebutuhan akan kolaborasi lebih tinggi walaupun dengan adanya persaingan yang ketat, beberapa penelitian survei yang dilakukan di amerika bahwa di amerika serikat 89% mengiginkan pembelajaran SEL, kemudian 99% pembelajaran terkait dengan komunikasi, dan kolaborasi 84% sera karakter 76% hasil tersebut menunjukan bagaiman kebutuhan industri saat ini jauh berbeda dengan pada zaman sebelumnya dimana keterampilan utama saat ini adalah terkait dengan kolaborasi, komunikasi dan yang lainnya. SEL sendiri adalah pembelajaran yang membantu peserta didik dalam mengembangkan kemampuan dasar kehidupan dengan baik, dengan keterampilan abad 21 yakni pemecahan masalah, berpikir kritis, komunikasi dan kerja sama serta manajemen diri tentunya hal ini mengekerucut dan selaras dengan SEL yang dapat digambarkan sebagai berikut. dimana keterampila...

Wawasan Kebhinekaan Global

 Wawasan Kebhinekaan Global

14 April 2023


Prodi pendidikan kesehatan jasmani dan kesehatan Universitas Negeri Malang (UM) 

Gelar Diklat Wawasan Kebhinekaan Global Mahasiswa PPG Prajabatan Gelombang 2 Tahun 2022



Malang- Melalui program PPG prajabatan gelombang 2 mahasiswa Prodi Pendidikan Jasmani dan Kesehatan melakukan diklat WKG (Wawasan Kebhinekaan Global). Kegiatan ini menjadi penutup dari rangkaian akademik mahasiswa PPG Prajab gelombang 2 pada semester ganjil tahun ajaran 2022/2023. Pelaksanaan diklat dilaksanaan secara luring di gedung pasca sarjana Universitas Negeri Malang pada tanggal 13-14 April 2023 Pada kelas Pendidikan Jasmani dan Kesehatan 03.


Kegiatan dilaksanaan dengan melakukan diskusi terkait dengan keberagaman manusia dunia pada topik “dunia yang berwarna”. Materi ini di sampaikan oleh Kak zihan.


Kegiatan hari pertama yakni membahas tentang arti toleransi dalam ranah kebhinekaan global. Toleransi sendiri memiliki arti bahwa setiap orang berhak harus bersikap menghargai, menghormati sebuah perbedaan dalam batasan tertentu. Selain itu topik selanjutnya adalah terkait dengan negeri penuh “Harmoni dan damai” dengan pelaksanaan di kemas dalam permainan yang  bermakna.


Kegiatan hari kedua dilanjutkan oleh ibu febrita paulina dengan pembahasan materi ‘sekolahku bhineka” dan “sekolahku yang damai”. Kegiatan pada hari ke dua dilakukan dengan lebih banyak permainan yang lebih seru yang membuat suasana kelas lebih santai dan mengasyikan. Contoh games yang dilakukan adalah permainan peran tentang isu kebhinekaan yang sering hadir di sekolah. Mahasiswa memainkan 5 peran yakni kepala sekolah yang plin plan, guru yang banyak, ketua dinas yang hati - hati, siswa yang suka bereksplorasi, serta orang tua yang konservatif. Setiap kelompok membahas isu yang berbeda, kemudian kelompok diminta menyampaikan kesimpulan hasil diskusi yang telah diperoleh. Kegiatan juga di warnai dengan pemutaran beberapa vidio terkait dengan nilai kebhinekaan. Dalam penjelasannya ibu Febrita Paulina Juga mengajak mahasiswa untuk berperan aktif dalam upaya menanamkan perdamaian di lingkungan sekolah, keluarga dan masyarakat.


Selain pemaparan materi dan permainan-permainan yang menyenangkan, peserta diklat juga diberikan pre-test dan post-test mengenai Wawasan Kebhinekaan Nasional untuk mengetahui sejauh mana pengetahuan dan pemahaman mereka. Sesi diklat diakhiri dengan kegiatan penutup oleh pemateri beserta refleksi bersama.


Komentar

Postingan Populer